Tanpa harus berbohong dan menyembunyikan fakta di tenga realita, bahwa ternyata bumi kita mengalami perubahan yang sangat dratis. Hunian yang berada di Bumi ini kian hari kian gerah, iklim pun ikut meramaikan suasana itu dengan perubahannya yang sangat tidak menentu.
Nampaknya kita tengah berada pada suasana yang berbedah dengan siatuasi yang kita rasakan pada dua atau tiga dekade yang lalu. Dewasa ini kita mengalami cura hujan yang intensitasnya tinggi, sementara dibelahan bumi lain mengalami kekeringan akibat kemarau yang panjang. Suatu wilaya mengerutu karena kesulitan mendapatkan air, sementara diwilaya lain menjerit kesusahan akibat diporak-porandakan hampasan banjir bandang. Semua fenomena ini menunjukan adanya perubahan iklim yang terjadi secara mencolok, yang mana perubahan iklim merupakan isu global yang merupakan topik pembicaraan dunia sejak diadakannya konferensi tingkat tinggi BUMI di Rio De Janeiro Brasil.
Perubahan iklim merupakan dampak dari pemanasan global itu sendiri, yang mana kedunya merupakan sebab akibat yang saling terkait, dan yang terjadi akibat aktifitas manusia terutama yang berhubungan dengan penggunaan bahan bakar fosil, serta kegiatan yang berhubungan dengan Hutan, Pertanian dan Perternakan. Aktifitas manusia inilah secara lansung maupun tidak lansung menyebabkan perubahan komposisi alam atmosfir, yaitu peningkatan jumlah gas RUMAH KACA secara global.
Disamping pemanasan global dan perubahan iklim, masalah lingkungan dan kesehatan manusia masih terkait dengan penipisan lapisan ozon (O3), beberapa polutan (zat pencemar) memberikan kontribusi yang sama terhadap penipisan lapisan Ozon dan pemanasan global. Penipisan lapisan ozin inilah mengakibatkan masuknya sinar ultra violet yang lebih banyak ke permukaan bumi dan berbahaya bagi manusia.
Dari beberapa uraian diatas muncul sebuah pertannyaan bagaimana dengan kesehatan kita????.... pada dasarnya secara garis besar telah disentil pada uraian-uraian tersebut bahwa pemanasan global yang selama ini dituding sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim, yang mana terjadinya kenaikan suhu rata-rata permukaan Bumi dan berdampak bagi kesehatan manusia.. para Ahli memperkirakan terdapat sekitar 35 jenis penyakit infeksi baru yang timbul akibat perubahan iklim, selain itu pemanasan global berdampak pada kerusakan lingkungan sehingga terjadi banjir dan kebakaran hutan yang semunya dapat berdampak pada kesehatan manusia, karena kualitas air yang kita minum, udara yang kita hirup dan makanan yang kita makan. Dibalik itu dampak yang sangat besar yaitu meningkatnya permukaan air laut yang berdampak pada persediaan air bersi menurun, daerah yang kaya jadi miskin, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan konflik dan berlanjut pada masalah psikologi.
Mencermati realita seperti ini, siapakah yang salah dibalik peristiwas ini..???????? menerka pertannyaan ini timbul berbagai fersi jawaban yang dilahirkan, ada yang menerawang dari sudut pandang religiuitas, ada pula memandang dari tapsiran mistik dan sebagian juga mandang dari kaca mata ilmu pengetahuan dan teknologi. Tapi….. apakah kita hanya sebatas menerawang dan berdiri pada garis kesadaran tampa ada tindakan nyata………………….??? Keprihatinan inilah yang membuat kita semua harus peduli dan mendalami isu perubahan iklim. Isu ini sengaja diangkat untuk mengingatkan kita akan HARI BUMI INTERNASIONAL di Tahun mandatang dengan harapan aka ada tindakan nyata sebagai wujud keprihatinan dan penyelamatan bumi kita……………………..
SFENDI S. RAUAN
16 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar